Tertawa adalah kenikmatan yang dianugerahi Allah kepada hamba-Nya sebagai naluri dan fitrah manusia. Menurut para pakar kedokteran, tertawa merupakan suatu olahraga yang menyegarkan paru-paru, melancarkan peredaran darah dan kelenjar-kelenjar, serta menyegarkan seluru anggota tubuh. Namun sayangnya, tidak semua manusia mengetahui dan memahami tertawa yang sehat dan disukai Allah. Mereka banyak terjebak pada tertawa yang mematikan hati dan dibenci Allah. Lalu bagaimanakah tertawa yang disukai dan dibenci Allah? Bagaimana cara Rasullulah Saw. tertawa? Bagaimana menghindari cara tertawa Setan? |